Read this Article in English: Click Here

IMG_2537

Sejalan dengan meningkatnya kompleksitas dari fungsi-fungsi dan praktik pengadaan, pengaruh para tenaga pengadaan dalam pemerintahan menjadi sangat esensial, bahkan merupakan salah satu kunci dari reformasi birokrasi. Meningkatnya peranan ini juga mengangkat ekspektasi pada tim pengadaan untuk memiliki kemampuan yang besar sehingga meningkatkan cara kerja yang efisien dan inovatif.

Salah satu poin penting dari desain reformasi pengadaan di Indonesia adalah keterlibatan perempuan dalam menentukan kebijakan. Perlu ada akses yang setara antara laki-laki dan perempuan dalam mengisi jabatan publik. Layanan pengadaan publik pemerintah tak lepas dari upaya reformasi birokrasi yang sensitif gender. Tujuannya adalah sistem pengadaan pemerintah yang efisien dan tepat waktu, dengan menjamin pelayanan publik yang responsif dan peka gender yang pada akhirnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerja sama dengan Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) mendukung partisipasi yang setara antara perempuan dan laki-laki sebagai profesional pelaksana pengadaan maupun sebagai vendor. Melalui kerja sama ini, LKPP dan MCA-Indonesia menggagas terbentuknya sebuah forum yang diawali dengan nama Women’s Circle, kini atas kesepakatan para inisiator, forum tersebut diluncurkan kembali secara resmi oleh pemerintah dengan nama Forum Perempuan Pelaksana Pengadaan Pemerintah Indonesia (FP4I).

Forum ini memiliki tujuan utama sebagai tempat bertemu, berdialog dan berjejaring secara berkala dan berkelanjutan baik formal maupun informal untuk peningkatan profesionalisme dan posisi tawar bagi perempuan pelaksana pengadaan pemerintah baik secara individu maupun kelompok/kelembagaan. Keanggotaan FP4I terbuka bagi semua perempuan yang bekerja dalam bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

 

VISI :

Menjadi forum pemberdayaan perempuan yang strategis, terdepan dan utama dalam bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

MISI:

  1. Mengoptimalkan akses, partisipasi dan kontribusi perempuan dalam pelayanan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara profesional.
  2. Meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah.
  3. Memperkuat perempuan untuk pengembangan karir ke jenjang yang lebih tinggi.
  4. Memperkuat perempuan untuk tetap mempunyai posisi tawar sebagai pengambil kebijakan.

 

Baca juga: Siaran Pers Peluncuran FP4I.

Untuk informasi lebih lanjut dan terbaru tentang FP4I, silakan kunjungi dan “like” laman FP4I di Facebook.